• Alat Uji
  • eki.alatuji@gmail.com
    parmin.alatuji@gmail.com
    marketing.hobo@taharica.com


  • Alat Uji
  • 021 8690 6777
    021 8690 6770
  • Alat Uji
  • 0813 1066 1358 (Ms. Eki)
    0812 9595 7914 (Mr. Parmin)
  • 0878 7867 0721 (Mr. Arya)

Pengertian dan Metode Dari Non-Destructive Testing (NDT)

Selasa, 7 Desember 2021

Non-destructive testing (NDT) adalah sebuah teknik pengujian dan analisis yang digunakan oleh industri untuk mengevaluasi sifat dari material, komponen, struktur atau sistem untuk mendeteksi perbedaan karakteristik atau cacat pada material, komponen, strukur atau sistem tanpa menyebabkan kerusakan pada bagian aslinya. Pengujian NDT juga dikenal sebagai pemeriksaan tidak merusak (NDE), pemeriksaan tidak merusak (NDI) dan evaluasi tidak merusak (NDE).

 

Saat ini, Pengujian NDT memiliki berberapa metode, yaitu:

Pengujian Emisi Akustik (AE)
Pengujian Emisi Akustik (AE) adalah salah satu teknik pengujian NDT pasif, yang mengandalkan pendeteksian suara ultrasonik yang dipancarkan untuk mendeteksi retakan aktif di bawah beban. Sensor menyebar suara di permukaan struktur untuk mendeteksi AE. Bahkan dimungkinkan untuk mendeteksi AE dari plastisisasi di area yang sangat tertekan sebelum retakan terbentuk.

 

Seringkali metode ini digunakan untuk pengujian bukti bejana tekan, pengujian AE juga biasa digunakan dalam Pemantauan Kesehatan Struktural (SHM) yang berkelanjutan, misalnya pada jembatan. Kebocoran dan korosi aktif dapat juga dideteksi dengan pengujian AE.

 

Pengujian Elektromagnetik (ET)
Metode pengujian ini menggunakan arus listrik atau medan magnet yang dilewatkan melalui bagian konduktif. Ada tiga jenis pengujian NDT dengan metode elektromagnetik (ET), yaitu pengujian arus eddy, pengukuran arus bolak-balik (ACFM) dan pengujian jarak jauh (RFT).

 

Pengujian arus eddy (ACFM) menggunakan kumparan arus bolak-balik untuk menginduksi medan elektromagnetik ke dalam benda uji, pengukuran medan arus bolak-balik dan pengujian medan jarak jauh keduanya menggunakan probe untuk pendeteksian dengan medan magnet. Metode RFT umumnya digunakan untuk menguji pipa.

 

 

Radar Penembus Tanah (GPR)
Metode NDT geofisika ini mengirimkan pulsa radar melalui permukaan material atau struktur bawah permukaan, seperti batu, es, air atau tanah. Gelombang dipantulkan atau dibiaskan ketika mereka menghadapi objek terkubur atau batas material dengan sifat elektromagnetik yang berbeda.

 

- Metode Pengujian Laser (LM)
Pengujian laser terbagi dalam tiga kategori, yaitu pengujian holografik, profilometri laser dan laser shearography.

Pengujian holografik menggunakan laser untuk mendeteksi perubahan pada permukaan material yang telah mengalami tekanan seperti panas, tekanan, atau getaran. Hasilnya pengujian kemudian dibandingkan dengan sampel referensi yang tidak rusak untuk dilihat apakah terdapat cacat atau tidak.

 

- Profilometri laser menggunakan sumber cahaya laser berputar berkecepatan tinggi dan optik mini untuk mendeteksi korosi, lubang, erosi, dan retakan dengan mendeteksi perubahan pada permukaan melalui gambar 3D yang dihasilkan dari topografi permukaan.

 

- Laser shearography menggunakan sinar laser untuk membuat gambar sebelum permukaan ditekan dan gambar baru dibuat. Kemudian, Gambar-gambar hasil pengujian dibandingkan satu sama lain untuk menentukan apakah ada cacat atau tidak pada material.

 

 

Pengujian Radiografi Neutron (NR)
Radiografi neutron menggunakan sinar neutron energi rendah untuk menembus benda kerja. Sementara balok transparan dalam bahan logam, sebagian besar bahan organik memungkinkan balok untuk dilihat, memungkinkan komponen struktural dan internal untuk dilihat dan diperiksa untuk mendeteksi cacat.

 


Pengujian Radiografi (RT)
Pengujian radiografi menggunakan radiasi yang melewati benda uji untuk mendeteksi cacat. Sinar-X biasanya digunakan untuk bahan yang tipis atau kurang rapat sedangkan sinar gamma digunakan untuk benda yang lebih tebal atau lebih padat. Hasilnya dapat diolah menggunakan radiografi film, radiografi komputer, tomografi komputer, atau radiografi digital. Apapun metode yang digunakan, radiasi akan menunjukkan diskontinuitas dalam material karena kekuatan radiasi.

 

Pengujian Termal/Inframerah (IRT)
Pengujian inframerah atau termografi menggunakan sensor untuk menentukan panjang gelombang cahaya inframerah yang dipancarkan dari permukaan suatu objek, yang dapat digunakan untuk menilai kondisinya.

 

Termografi pasif menggunakan sensor untuk mengukur panjang gelombang radiasi yang dipancarkan dan jika emisivitas diketahui atau dapat diperkirakan, suhu dapat dihitung dan ditampilkan sebagai pembacaan digital atau sebagai gambar warna palsu. Ini berguna untuk mendeteksi bantalan, motor, atau komponen listrik yang terlalu panas dan banyak digunakan untuk memantau kehilangan panas dari bangunan.

 

Termografi aktif menginduksi gradien suhu melalui struktur. Fitur di dalamnya yang mempengaruhi aliran panas menghasilkan variasi suhu permukaan yang dapat dianalisis untuk menentukan kondisi suatu komponen. Sering digunakan untuk mendeteksi delaminasi dekat permukaan atau cacat ikatan pada komposit.

 

 

Pengujian Ultrasonik (UT)
Pengujian Ultrasonik memerlukan transmisi suara frekuensi tinggi ke dalam material untuk berinteraksi dengan fitur di dalam material yang memantulkan atau melemahkannya. Pengujian ultrasonik terdapat berberapa metode yaitu Pulse Echo (PE) dan Through Transmission (TT)

 

- Inspeksi Gema Pulsa (PE)
Teknik ini memperkenalkan berkas suara ke permukaan bahan uji. Suara akan merambat melalui bagian tersebut, baik mencapai dinding belakang material dan kemudian kembali ke transduser atau kembali lebih awal ketika dipantulkan dari diskontinuitas di dalam bagian tersebut. Jika kecepatan akustik diketahui, interval waktu yang direkam kemudian digunakan untuk memperoleh jarak yang ditempuh dalam material.

 

- Pengujian Transmisi (TT)

TT menggunakan transduser terpisah untuk memancarkan dan menerima suara. Probe pengirim diposisikan satu sisi sampel uji dan transduser penerima diposisikan di sisi lain. Saat suara melewati komponen, itu dilemahkan oleh fitur di dalamnya, seperti porositas. Pengukuran ketebalan biasanya tidak mungkin dilakukan dengan teknik ini.

 

Alat Uji sebagai penyedia jasa control dan monitoring system di Indonesia menyediakan jasa NDT untuk menguji berbagai macam objek sesuai dengan permintaan industri.

 


Jika anda berminat dengan layanan jasa NDT , silakan hubungi nomor yang tertera dibawah ini atau anda bisa juga menghubungi kami lewat kolom chat yang ada di pojok kanan bawah website ini.

 

Via Telpon / Whatsapp:

  • 0813 1066 1358 (Ms. Eki)
  • 0812 9595 7914 (Ms. Parmin)
  • 0878 7867 0721 (Mr. Arya)

 

Via Email:





NEWSLETTER

 

TESTIMONIALS

B2TKS

B2TKS
Sangat jarang perusahaan seperti ini di Indonesia!  Mereka terus-menerus mengikuti perkembangan inovasi engineering test & measurement, “nyambung” berdiskusi teknis dan berpengalaman, memiliki visi pengembangan teknologi pengukuran, pengujian, inspeksi dan monitoring.(Dr.-Ing. Ir. May Isnan - NDT Specialist B2TKS-BPPT)

Chevron

Chevron
Tim kerja Alat Uji dapat diandalkan. Sangat bagus dalam implementasi di lapangan. Secara umum kami puas dengan services nya!(Andre - HSE Chevron)

BPPT

BPPT
Saya baru sekali ini bertemu perusahaan engineering yang eksis seperti ini di Indonesia.  Sangat terbantu dengan solusi yang diberikan, sangat memuaskan!(Muksin Saleh, ST., MT - Fuel Conversion and Pollution Control Specialist, B2TE - BPPT)

BALITBANG

BALITBANG
Sistem monitoring yang disuplai oleh Alat Uji adalah yang tertinggi ratingnya sampai dengan saat ini dibandingkan sistem lain yang pernah kami miliki, Dengan sistem monitoring dari Alat Uji, Pengujian kami jadi lebih terkontrol karena ada visualisasi di sistemnya. (Gatot Sukmara - Badan Penelitian dan Pengembangan, Departemen Pekerjaan Umum)

 
Alat Uji Alat Uji Alat Uji Alat Uji Alat Uji Alat Uji